Sebab, pengibaran itu dilakukan di tengah kecaman dunia internasional atas teror yang dilakukan Israel kepada warga Palestina. Apalagi, teror ini menyebabkan puluhan orang tewas dan ratusan terluka.
“Dunia Internasional kecam Israel yang meneror warga Palestina (dengan bunuh lagi puluhan & lukai ratusan). Eh di Papua, sebagian WNI malah konvoi kibarkan bendera teroris Israel,†sesalnya dalam akun
Twitter @hnurwahid, Kamis (17/5).
Dia berharap polisi yang kini menjadi target teroris tidak membiarkan insiden pengibaran bendera, yang oleh Hidayat disebut sebagai milik negara teroris tersebut.
“Polisi kita sedang jadi target teroris, mestinya pelaku pengibaran bendera teroris Israel tak dibiarkan,†tukas politisi PKS itu.
Sementara itu, mantan Kapolda Papua Paulus Waterpauw pernah menjelaskan bahwa pawai semacam itu sering terjadi di Papua. Pawai biasanya digelar oleh kelompok kecil di Abepura, Jayapura, Papua, sebagai wujud rasa syukur atas keagungan masyarakat terhadap bani Israel. [ian]
BERITA TERKAIT: