Begitu tegas Presiden Joko Widodo menanggapi adanya aksi teror terbaru di Polrestabes Surabaya pada Senin (14/5) pagi.
“Ini tindakan pengecut, tidak bermartabat dan biadab,†tegasnya sebagaimana disiarkan salah satu media televisi nasional.
Jokowi menegaskan bahwa negara tidak tinggal diam dalam menghadapi berbagai rangkaian aksi ini. Pemerintah, kata dia, tegas akan membasmi terorisme sampai ke akar-akarnya.
Dia juga telah memerintahkan Polri untuk menindak tegas para pelaku teror tersebut.
“Saya perintahkan untuk tegas tidak ada kompromi dalam melakukan tindakan-tindakan di lapangan menghentikan aksi-aksi teroris ini,†tukasnya.
Bom kembali meledak di Surabaya pada Senin pagi. Bom kali ini terjadi di Polrestabes Surabaya Jalan Sikatan Nomor 1, Surabaya, Jawa Timur.
"Pada pukul 08.50 WIB, di Poltabes Surabaya terjadi penyerangan bom kendaraan," ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera dalam jumpa pers di Polda Jatim.
[ian]