"Kami tidak pernah menerima undangan pertemuan para sekjen partai koalisi atau kabar rencana pelaksanaan pertemuan tersebut," ujar Eddy Soeparno melalui pesan elektronik kepada redaksi, Senin (7/5).
Diberitakan, sekjen partai politik pendukung pemerintah melakukan pertemuan untuk konsolidasi sesama partai pendukung Jokowi, siang tadi.
Para sekjen parpol yang hadir di kantor Menseskab Pramono Anung adalah Sekjen PPP Arsul Sani, Sekjen PKPI Imam Anshori Saleh, Sekjen Perindo Ahmad Rofiq, Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Sekjen Hanura Herry Lontung, Sekjen NasDem Jhonny G Plate, Sekjen PSI Raja Juli Antoni, dan Sekjen Golkar Lodewijk Paulus.
Apakah ketidakhadiran Sekjen PAN sebagai tanda bahwa PAN akan menjauh dari koalisi? Eddy Soeparno menegaskan partainya belum menentukan arah koalisi karena masih menunggu keputuasan Rakernas dan selama ini belum pernah menyatakan keluar dari barisan pemerintah atau bahkan diminta meninggalkan koalisi pemerintah.
Ditanya alasan PAN tidak diundang, Eddy menyarankan untuk bertanya kepada pihak yang mengundang.
"Silahkan tanya kepada yang mengundang. Namun begitu saya pribadi tetap menjalin komunikasi baik dengan para sekjen parpol, apalagi kita banyak kerja sama di Pilkada serentak 2018. Sehingga, komunikasi diantara kita tetap akan berjalan dan tidak terhenti karena tidak disertakan dalam pertemuan hari ini," pungkasnya.
[dem]
BERITA TERKAIT: