"Perang tagar masih sehat," ujar Mustofa saat menjadi pembicara diskusi Polemik, di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (5/5).
Selain itu, baginya perang tagar juga bagian dari
warming up (pemanasan) mesin partai politik sebelum kampanye Pemilihan Umum 2019.
"Aksi
hashtag di lapangan itu latihan kampanye," sebut Mustofa.
Ditambahkannya, dengan perang tagar juga, parpol atau kelompok relawan dapat mengukur tingkat ketertarikan masyarakat selain melalui metode lembaga survei konvensional.
[rus]
BERITA TERKAIT: