Pantauan
Kantor Berita Politik RMOL di lokasi, buruh yang berdatangan itu tak hanya dari satu organisasi. Terlihat di antaranya atribut Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Federasi Serikat Pekerja Indonesia (FSPI).
Mereka datang dari berbagai organisasi daerah.
"Ada yang dari Bekasi, ada yang dari Jakarta, ada yang dari Bandung, Medan, dan lain sebagainya," teriak salah satu orator dari atas mobil komando.
Si orator menyebut setidaknya ada empat tuntutan utama yang akan disuarakan mereka dalam May Day hari ini.
Pertama yakni menuntut pemerintah untuk menurunkan tarif dasar listrik (TDL), bahan bakar minyak (BBM), dan menurunkan harga pangan.
Yang kedua adalah menuntut pemerintah untuk segera mencabut Peraturan Pemerintah (PP) nomor 78 tentang Pengupahan yang dinilai menyebabkan upah buruh saat ini menjadi sangat murah.
Ketiga stop memasukkan tenaga kerja asing (TKA), praktek perbudakan modern, dan juga penghapusan outsourcing.
Kemudian yang keempat, lanjut dia, dukung capres yang pro perjuangan buruh.
[wid]
BERITA TERKAIT: