Hal itu, sambung Airlangga dimulai sejak dari masa orientasi hingga nanti terpilih untuk menjadi anggota DPR RI.
"Kepada peserta fungsionaris calon legislatif partai Golkar gelombang II harus bersih dari pengaruh narkotika," kata Airlangga sebelum membuka acara orientasi fungsionaris Golkar di Redtop Hotel, Jakarta, Sabtu (7/4).
Jika kemudian hasilnya didapati positif narkotika, Airlangga menegaskan tidak mentolelir bagi calon anggota DPR dari Golkar, hal itu bagi Airlangga sudah dituangkan dalam fakta integritas.
"Tidak bisa lanjut dalam proses penyaringan caleg," ujarnya.
Selain menggelar tes urine, nantinya akan ada penyampaian materi dari, Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo, politisi senior Partai Golkar, Luhut Binsar Pandjaitan. Serta ada penyampaian materi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dan lembaga survey SMRC.
[mel]
BERITA TERKAIT: