Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin menjelaskan, Ridwan Kamil memiliki modal kuat merebut hati masyarakat. Termasuk, kaum millenial yang cukup akrab dengannya di media sosial.
"Pemilih millenial jumlahnya sampai 30 persen dari pemilih di Jabar. Itu artinya 30 persen ini yang melek teknologi. Mereka sangat dimungkinkan mengenal Ridwan Kamil karena memang aktif di medsos. Ini bisa jadi jaminan keunggulan pasangan Rindu di atas pasangan lainnya, lho," ujar dia saat dikontak, Sabtu (31/3).
Ujang menjelaskan, modal lain dalam merebut hati masyarakat Jabar adalah, Kang Emil telah teruji menjadi Wali Kota Bandung. "Politiknya sudah jalan lebih dulu, dan ini akan membawa citra positip karena kinerjanya memang baik. Sementara lawan-lawan lain belum‎," katanya.
Selain itu, Kang Emil juga berpasangan dengan orang yang tepat. Pendampingnya adalah Bupati Tasikmalaya Uu Ruzahnul Ulum. Dia diketahui belatar belakang dari PPP, santri dan Nahdlatul Ulama (NU). "Nah itu sudah pasti menjadi penopang Ridwan Kamil dalam merebut hati masyarakat‎ Jabar," jelasnya.
Ujang menyarankan pasangan Rindu yang sudah mengantongi dukungan dari kaum milenial dan santri ini, perlu memperbanyak intensitas bertemu dan silaturahmi kepada warga masyarakat. Pasalnya masyarakat Jawa Barat senang disapa dan didatangi.
Sebelumnya, SMRC mengumumkan elektabilitas pasangan Rindu masih yang tertinggi, mencapai 43,7 persen, disusul pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi 30,7 persen, Sudrajat-Ahmad Syaikhu 4,6 persen, dan pasangan TB Hasanuddin-Anton Charliyan 2,8 persen.
Dia menjabarkan pasangan Ridwan-Uu memiliki pemilih loyal 59 persen, Sudrajat-Syaikhu 57 persen, Deddy-Dedi 54 persen, serta Hasanuddin-Anton 30 persen.
[sam]
BERITA TERKAIT: