Demikian disampaikan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo, di Kampus Universitas Indonesia, di Salemba, Jakarta Pusat, kemarin (Jumat, 23/3).
"Ideologi intoleransi sudah masuk di tingkatan mahasiswa dan anak sekolah. Ini merusak Bhinneka Tunggal Ika kita sebagai konsensus nasional,†ujarnya.
Dia menyebutkan, ideologi intoleransi bukan berasal dari bangsa Indonesia melainkan diimpor dari luar. Ia menyebut contoh sejumlah ideologi yang populer dalam sejarah dunia seperti kapitalisme dan sosialisme.
"Intinya, masuknya ideologi intoleransi menipiskan Pancasila," pungkas dia.
[ald]
BERITA TERKAIT: