"Insyaallah selama masih ada PKS dan Gerindra minimal ada dua calon, kalau ada calon ketiga itu faktor lain," kata politisi PKS Almuzzamil Yusuf di gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/3).
Dia meyakinkan kecilnya peluang PKS dan Gerindra mendukung Jokowi. Sebab sejauh ini kedua partai konsisten menjadi oposisi. Setiap kebijakan pemerintah yang dianggap tak sesuai dengan kepentingan rakyat selalu dikritisi.
Sikap kritis PKS ini kemudian membawa pada keputusan Majelis Syuro PKS untuk memunculkan capres-cawapres dari PKS.
"Indonesia tidak akan melawan kotak kosong. Sejatinya dalam demokrasi harus ada lawannya," pungkasnya.
[dem]
BERITA TERKAIT: