"Dalam Islam, kita tidak diijinkan untuk mengkritisi dan mengolok-olok pemimpin kita," kata Syaikh Yusuf Estes kepada wartawan di Crown Plaza Hotel, Jakarta, Minggu (18/3).
Syaikh Yusuf yang berada di Indonesia untuk melakukan safari dakwah mengatakan bahwa menjaga diri untuk tidak mengkritik pemimpin yang melakukan keburukan adalah hal yang tidak mudah. Namun ia menggarisbawahi bahwa hal tersebut merupakan sebuah ujian.
"Sangat sulit, tapi itu memang ujian yang sangat sulit bagi kita," ujar dia.
Syaikh yang juga mantan pendeta ini menilai, semua pemimpin layaknya seperti bayi yang memulai belajar makan, tidak bisa dipaksa langsung melahap semua makanan, tetapi harus dibimbing tahap demi tahap. Tujuannya agar pemimpin tersebut dapat membuat keputusan maupun kebijakan yang baik bagi seluruh masyarakat.
"Sebagian besar pemimpin kita tidak pernah siap dengan segala sesuatunya sekaligus. Berdoa pada-Nya, sampai dia bisa memulai dengan satu kebaikan, bergerak maju, lebih baik, dan kemudian menjauh dari hal-hal yang membuat orang saling berkelahi," tutur Yusuf Estes.
[dem]
BERITA TERKAIT: