"Saya tetap anggota PD, hanya saya tidak aktif sebagai apapun (pengurus)," kata Marzuki kepada
Kantor Berita Politik RMOL.
Marzuki Alie mengakui memiliki perbedaan idealisme walaupun tujuan yang hendak dicapai sama. Meski begitu ia menegaskan bukanlah politisi kutu loncat yang gampang pindah partai politik.
"Berpartai bukan mencari jabatan, tapi bagaimana kita bisa memberikan manfaat untuk bangsa," katanya.
Marzuki Alie mengatakan saat ini dirinya aktif di ormas yang bergerak dalam bidang sosial dan pendidikan. Mengabdi di jalur ormas, bagi dia, lebih konkrit berbuat untuk kepentingan umat.
"Bukan hanya wacana untuk mendapatkan kekuasaan," demikian Marzuki Alie.
Kabar Marzuki Alie keluar dari Partai Demokrat beredar di kalangan terbatas sejak kemarin. Marzuki memang tidak masuk jajaran pengurus Partai Demokrat periode 2015-20120 meski dirinya adalah salah satu nama penting di Demokrat. Dia adalah Sekjen Demokrat 2004-2009, masa di mana Partai Demokrat tengah giat-giatnya membangun partai. Kemudian Marzuki juga pernah menjabat Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat.
Salah satu bukti keberhasilan Marzuki adalah ikut mengantarkan SBY yang berpasangan dengan Boediono menjadi Presiden dan Wakil Presiden pada Pemilu Presiden 2009.
[dem]