"Pakta integritas yang dishare Pak HNW inisiatif Demiz, menunjukkan keseriusan. Demokrat punya
form pakta integritas yang jauh berbeda," tulis Ketua DPP Partai Demokrat, Andi Arief di akun Twitter, Senin (1/1).
Baca:
HNW Posting Pakta Integritas Demiz-Demokrat, Lihat Poin Ketiga
Jelas Andi Arief, pakta integritas Demiz-Demokrat yang kini sudah menjadi konsumsi publik tidak ada yang salah.
"Di NTT PKS usung Beni K Harman (kader Demokrat) cagub pasti dukung capres/cawapres Demokrat 2019. Tapi Zulkieflimansyah (politisi PKS yang disung Demokrat) tidak (ada) kontrak apa-apa dengan Demokrat cagub di NTB," ujarnya.
Andi Arief mengaku Demokrat ingin menang di Pilpres 2019 mendatang.
"Nah siapa yang sudah tahu pemenangnya. Jokowi? Siapa yang bilang pasti menang? Juga Prabowo?" sebutnya.
Makanya kata Andi Arief, saat ini sebaiknya saling menghormati saja sikap PKS dan Demokrat, stop polemik. Tahun baru itu, lanjut dia, dimulai dengan nalar dan akal sehat, jalan masih panjang.
"Sejak Pilpres pilihan rakyat 2004-2014, Partai Demokrat satu-satunya yang tidak pernah kalah saat usung kandidat. Dua kali usung, dua-duanya menang," pungkas Andi Arief menutup twittannya.
[rus]