"Salam hormat untuk pasukan gabungan yang membebaskan warga dari kelompok bersenjata. Ini bukti jelas TNI dan Polri kita kompak menjaga kedaulatan," ujarnya di sela sela menghadiri Kongres 10 Korps Alumni HMI (KAHMI) di Hotel Santika Medan, Jum’at (17/11).
Menghadapi dinamika situasi keamanan yang terjadi di Papua, Zulkifli mengajak seluruh pihak untuk menahan diri dan memverifikasi informasi yang beredar. Ketua Umum PAN ini juga mengucapkan terima kasih kepada TNI dan Polri yang bahu membahu bekerja sama mengevakuasi warga.
"Mari percayakan TNI dan Polri kita untuk melakukan yang terbaik di Papua. Karena ini soal kedaulatan, tak ada toleransi untuk gerakan apapun yang merongrong NKRI," tutupnya.
Aparat gabungan TNI-Polri berhasil mengevakuasi 344 warga Desa Kimbely dan Kampung Longsoran, Tembagapura, Papua setelah sepekan lebih disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Dari 344 warga 23 diantaranya merupakan anak-anak. Saat ini tim gabungan masih memburu para pelaku penyanderaan. Operasi penyelamatan warga ini dilakukan oleh aparat gabungan TNI-Polri yang dipimpin langsung Kapolda Papua Irjen Boy Rafli Amar, Pangdam XVII Cendrawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit dan Asisten bidang Operasi Kapolri, Irjen M Iriawan.
[nes]