"Saya sangat mengapresiasi niat dan kesediaan Pak Jokowi untuk hadir di Munas KAHMI. Ini merupakan penghargaan dan penghormatan bagi kami keluarga besar HMI dan KAHMI di Medan dan umumnya Sumut," kata dia di Jakarta, Sabtu (4/11).
Fadly Nurzal adalah salah satu Calon Presidium Majelis Nasional KAHMI periode 2017-2022. Pria kelahiran Tanjung Balai, Sumut pada 27 Maret 1972 ini adalah mantan aktivis HMI Cabang Medan dan pernah menjabat Presidium MW KAHMI Sumut.
Saat pimpinan KAHMI bertandang ke Istana Negara Jakarta, Jumat kemarin, Presiden selain menyatakan kesediaan untuk menghadiri Munas KAHMI, juga menyampaikan persetujuan gelar pahlawan nasional kepada pendiri HMI Prof. Lafran Pane sebagimana diusulkan KAHMI.
Fadly atas nama keluarga besar HMI dan masyarakat Sumut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Presiden yang telah menyetujui memberi gelar pahlawan nasional untuk almarhum Lafran tokoh pendiri HMI kelahiran Sipirok, Sumut itu.
"Bukan hanya warga KAHMI, masyarakat Sumut juga merasa bersyukur dan berterima kasih dengan penganugerahan gelar pahlawan nasional itu. Bahkan kami juga berharap Presiden berkenan menyempatkan waktunya untuk ziarah ke makam tokoh pendiri HMI asal Sumut itu," ungkap Seketaris Fraksi PPP di MPR ini.
[rus]
BERITA TERKAIT: