Pesan Megawati Dibacakan Saat Peringatan Sumpah Pemuda KBM

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Sabtu, 28 Oktober 2017, 16:45 WIB
Pesan Megawati Dibacakan Saat Peringatan Sumpah Pemuda KBM
RMOL. Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 merupakan dari awal bersatunya para pemuda yang kemudian kristalisasinya berbuah Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.

"Kini, di era milenial para pemuda harus terus menggelorakan dan menguatkan tekad untuk tetap mengimplementasikan isi dari Sumpah Pemuda," kata Ketua Umum Komunitas Banteng Muda (KBM), Banyu Biru Djarot, saat menyampaikan sambutan dalam acara peringatan Sumpah Pemuda bertajuk Festival Banteng Muda di Gedung KBM, Jalan Penjernihan I No 50. Bendungan Hilir,  Jakarta Pusat (Sabtu, 28/10).

Banyu mengingatkan bahwa Pancasila yang digali oleh Bung Karno dan menjadi dasar Negara adalah ibarat Kawah Candradimuka dari berbagai keberagaman. Karenanya, Komunitas Banteng Muda dalam memperingati Sumpah Pemuda dengan semangat menyatukan pemuda melalui spirit Trijiwa, yakni Kemanusiaan, Kreativitas, dan Kebaikan.

Dalam sambutannya, Banyu kemudian menyampaikan secara khusus amanat dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaaan (Menko PMK) Puan Maharani yang ditulis di kertas berkop Komunitas Banteng Muda.

Acara tersebut dihadiri oleh lebih kurang 300 anggota dan simpatisan KBM dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, serta dihadiri oleh lebih dari 100 undangan. Festival dengan tema hastag SatukanPemuda ini diikuti oleh lebih dari 150-an pendaftar.

Ada beberapa perlombaan yang dimeriahkan dalam acara memperingati Sumpah Pemuda oleh KBM tersebut diantaranya Lomba Pidato dengan katagori sebagai berikut, 1. Pidato sesuai gaya Pahlawan favorit, 2. Pidato ala Bung Karno, 3. Pidato dengan ekspresi Milenial dengan tema #SatukanPemuda. Lomba kategori pidato tersebut diikuti oleh 30 pendaftar. Kemudian ada Lomba Selfie dan Wefie dengan pakaian tradisional Indonesia dan bertema Bhinneka Tunggal Ika.

Acara ini juga dimeriahkan oleh Violinist, Eya Grimonia, Baila Fauri dan Abby Caroline sebagai finalis Indonesia Idol Junior, Noor Audrey, Bintang pelajar dan artis-artis tenama Ibu kota.

Pembina KBM, Romy Soekarno dalam acara itu juga menyampaikan sambutan dan secara khusus membacakan puisi karya Bung Karno berjudul Aku Melihat Indonesia.

Dalam sambutannya, Romy mengatakan, pesan penting Sumpah Pemuda harus terus dijaga untuk menyatukan Indonesia. Karena pesan penting dalam Sumpah Pemuda itulah, kata Romy, pemuda pada saat itu punya tekad dan semangat sama untuk merdeka dari penjajahan yang berlangsung ratusan tahun.

Dengan Sumpah Pemuda, tidak ada lagi pemisahan antara Jong ini dan Jong itu, antara pemuda Jawa dan Pemuda Sumatera. Semua punya semangat sama untuk merdeka,” ungkapnya.

Sekjen DPP KBM, Lexyndo Hakim, mengatakan ke depan, lomba pidato mirip gaya pahlawan dan atau Bung Karno itu diselenggarakan biar anak muda tidak melupakan masa lalu dan jangan sampai terbebani masa lalu. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA