Bambang Soesatyo: OTT Bagus Kalau Tidak Dilakukan Serampangan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 05 September 2017, 22:10 WIB
Bambang Soesatyo: OTT Bagus Kalau Tidak Dilakukan Serampangan
Bambang Soesatyo
rmol news logo Siapa bilang DPR RI dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepenuhnya tidak akur? Buktinya, Ketua Komisi III DPR RI mengaku mendukung penuh pelaksanaan operasi tangkap tangan (OTT) yang selama ini dilakukan KPK, meskipun dengan beberapa catatan.

"Harus dilakukan dengan cermat dan tidak boleh serampangan" ujar Ketua Komisi III, Bambang Soesatyo, di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (5/9).

Bambang menyayangkan ada kejadian-kejadian yang tidak seharusnya dalam OTT. Misalnya, kejadian salah tangkap terhadap dua orang Kasie di Kajari Pamekasan yang turut ditangkap bersama dengan Kepala Kajari. Mereka sempat ditangkap lalu kemudian dilepas oleh KPK dengan alasan tidak terbukti terlibat.

"Menurut kami operasi tangkap tangan yang terlarang ini dievaluasi kembali. Jangan menjadi penzaliman terhadap orang lain," harapnya.

Menurut dia lagi, seharusnya operasi tangkap tangan menjadi cara terbaik untuk memberantas korupsi karena barang bukti jelas dipegang tersangka. Tapi, KPK tetap saja harus lebih hati-hati jangan sampai merusak nama baik seseorang melalui OTT yang tidak jelas.

"Kalau iya mereka melakukan korupsi, ya tidak jadi masalah (di-OTT)," ungkap politikus Golkar itu. [ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA