Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil menilai kasus itu minim dengan barang bukti sehingga sulit diungkap,
"Saya dari awal bilang sulit, pengusutan kasus Novel sulit menemukan pelakunya," terangnya saat ditemui di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Minggu (3/9).
Sementara laporan Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Aris Budiman terkait pencemaran nama baik yang diduga dilakukan penyidik KPK Novel Baswedan dinilainya lebih mudah. Pasalnya, kasus ini sudah memiliki alat bukti nyata.
"Yang ini lebih mudah. Ada email dan apa," sambungnya.
Untuk itu, Nasir meminta kepada semua pihak untuk objektif menilai kinerja polisi dalam dua kasus tersebut. Selain itu, kepada pihak kepolisian, dia meminta agar tidak tergesa-gesa dalam mengusut kasus tersebut.
"Pengusutan sesuai SOP saja," pungkasnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: