Demikian disampaikan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Bahtiar Effendy melalui keterangan tertulis, Jumat (1/9).
"Penyediaan daerah penampungan ini seperti yang pernah dilakukan terhadap pengungsi perang Vietnam di Pulau Galang beberapa dekade lalu," kata Bachtiar.
Tak hanya itu, PP Muhammadiyah juga mendesak pemerintah harus segera mengevaluasi kebijakan diplomasi sunyi (nonmegaphone diplomacy) yang selama ini diterapkan kepada Myanmar.
"Karena terbukti tidak berhasil mendesak Myanmar mengakhiri berbagai praktik genosida terhadap etnis Rohingya," demikian Bahtiar.
[san]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.