Sekjen: Gerindra Sudah Biasa Difitnah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 31 Agustus 2017, 17:14 WIB
Sekjen: Gerindra Sudah Biasa Difitnah
Muzani/net
rmol news logo Beredar kabar di media sosial bahwa sindikat penyebar kebencian dan informasi hoax di media sosial yang kemudian dikenal dengan Sindikat Saracen Cyber Team dekat dengan Partai Gerindra.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani membantah tegas tudingan itu. Menurut dia, hal itu merupakan fitnah seperti Ketua Fraksi Partai Nasdem, Viktor Bungtilu Laiskodat yang menuding Gerindra merupakan partai pendukung intoleran dan radikalisme karena telah menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Perppu tentang Organisasi Kemasyarakatan (Perppu Ormas).

"Oh medsos? Saya gak bisa komentar. Itu Gerindra sudah biasa difitnah. Bulan lalu kami difitnah dengan mengatakan partai intoleran, padahal Perppu belum ada, belum dibahas tiba-tiba sudah diklaim seperti itu," tegas Muzani saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (31/8).

Partai Gerindra dituding dekat dengan Saracen karena di akun medsos Solidaritas Menangkan Prabowo, ada foto Muzani yang bertemu dengan orang-orang yang juga dituding masuk dalam kepengurusan sindikat Saracen. Di foto itu, nampak Muzani bertemu dengan Mayjen Purnawirawan Ampi Tanudjiwa, Eggi Sujana dan Rijal Kobar.

Muzani menegaskan jika foto-foto yang beredar merupakan kejadian lama dan beberapa diantaranya terjadi saat pemilihan presiden (Pilres) 2014. Selain itu kata Muzani tokoh atau orang-orang yang ada didalamnya juga sudah lama tidak dia jumpai.

"Jadi saya harus klarifikasi apa? Terus gimana masalahnya?," tegas Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini.[san]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA