Cerita Fiktif KPK Untuk Serang DPR

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 15 Agustus 2017, 16:29 WIB
Cerita Fiktif KPK Untuk Serang DPR
Net
rmol news logo Nama-nama anggota DPR RI yang diduga menerima dana korupsi proyek pengadaan kartu identitas elektronik (e-KTP) hilang dari dakwaan pengusaha Andi Narogong.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyebut bahwa sejak awal Komisi Pemberantasan Korupsi ingin menyerang parlemen dengan menyebut beberapa wakil rakyat menikmati uang korupsi e-KTP.

"Artinya, itu fiksi yang dikarang-karang oleh KPK untuk serang DPR," ujarnya di Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (15/8).

Lebih dari itu, Fahri juga menganggap KPK tidak menggunakan akal sehat ketika menyebut kasus korupsi tersebut berdasarkan dari kesaksian Burhanudin Napitulu yang sudah meninggal dunia.

"Burhanudin Napitulu sudah meninggal. Bagaimana cara meminta klarifikasi dari orang yang sudah meninggal," tanyanya.

Untuk itu, cerita-cerita fiktif yang dikarang KPK harus segera dibongkar. Menurut Fahri, KPK hanya ingin mencari sensasi dengan menyebut anggota dewan menerima dana e-KTP dengan selalu menyampaikan ke media massa.

"Kalau ada berita anggota DPR terima duit rasanya KPK seperti mendapat nyawa baru," ujarnya. [wah]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA