Pejabat Publik Wajib Jaga Etika Bicara

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 08 Agustus 2017, 11:58 WIB
Pejabat Publik Wajib Jaga Etika Bicara
Arsul Sani/Net
rmol news logo Semua pejabat publik wajib menjaga etika saat memberikan pernyataan di ruang publik, sehingga ucapan tersebut tidak menimbulkan kegaduhan.

Begitu imbau Sekjen DPP PPP Arsul Sani menanggapi pernyataan kontroversial Ketua Fraksi Nasdem Victor Bungtilu Laiskodat.

Menurutnya, memberikan penilaian terhadap kelompok lain merupakan hal yang lumrah dilakukan setiap elit partai. Namun begitu, penilaian itu tidak boleh mengandung pernyataan-pernyataan yang provokatif.

"Menjadi kewajiban pejabat publik untuk tidak mengeluarkan pernyataan di ruang publik yang konten dan nuansanya akan memprovokasi antara elemen masyarakat," jelasnya kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu (8/8).

Lebih lanjut, anggota Komisi III meminta publik untuk tidak over reatif dalam menanggapi pernyataan provokatif Victor Laiskodat yang saat ini telah viral. Ia meminta publik untuk mempercayakan sepenuhnya kasus ini kepada proses hukum yang berjalan.

"Tidak usah berlebihan menuntut (Victor) mundur dari DPR sebelum proses hukum dan etik berjalan," pungkasnya. [ian]

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA