Ratusan peserta sudah mengunggah video berdurasi 30-60 detik ke akun instagram mereka. Ajang itu menjadi ruang ekspresi kawula muda menyikapi dinamika politik di tatar Sunda.
"Berbagai gagasan mereka ungkapkan dengan gaya dan cara yang beda. Ada yang serius ada pula yang ringan. Mereka mencoba memotret kondisi politik dengan cara yang lebih intim dengan perkembangan terkini," tegas Direktur Institut Desa (Isdesa), Deni R. Sagara dalam keterangan persnya sesaat lalu (Sabtu, 5/8).
Deni menuturkan, selama ini pesta demokrasi selalu dimeriahkan oleh gemuruh persaingan dan saling serang. Kepemimpinan yang dibangun juga tidak berdasarkan partisipasi terutama dari kalangan muda.
"Karena itu kami membuka ruang untuk menampilkan gagasan-gagasan cerdas dari warga masyarakat agar para calon pemimpin menemukan formula yang selaras dengan partisipasi masyarakat," tegas penggagas Public Speech Video Contest yang juga Ketua DPD PAN Kabupaten Tasikmalaya itu.
Menurutnya, para pelajar, pemuda, terutama generasi milenial terlibat langsung dalam wacana politik sehat. Kedekatan generasi baru yang identik dengan teknologi ini bisa menjadi pemimpin masa depan yang unggul dan berdaya saing.
"Ikhtiar edukasi politik semacam ini untuk mendorong partai politik berkomunikasi dengan khalayak melalui konten positif dan ini sebagai bagian dalam memerangi informasi hoax yang menyesatkan masyarakat. Dan berusaha menjaring ketertarikan kaum muda intelek berpartisipasi secara aktif di dunia politik," terangnya.
Ada tiga kategori yang disediakan panitia dalam lomba yang baru pertama kali digelar ini. yakni kategori pelajar atau siswa, mahasiswa dan umum serta kategori perempuan.
'Andai Aku Gubernur Jawa Barat' sengaja dipilih menjadi tema lomba, sebagai apresiasi akan digelarnya pesta demokrasi di tanah Sunda pada tahun 2018 mendatang.
Panitia menyiapkan uang tunai sebesar Rp 50 juta sebagai hadiah dan trofi Ketua Umum PAN. Setiap kategori disiapkan tiga pemenang yakni juara satu, dua dan tiga.
Bagi 190 pengunggah pertama akan mendapatkan merchandise menarik dan diundang khusus pada rangkaian acara hari lahirnya PAN ke-19 Bandung. Peserta dengan like terbanyak mendapatkan uang tunai dan juga kaos menarik dari panitia.
Setiap peserta yang ikut lomba ini diwajibkan untuk menyapa alias mention @zul.hasan, @denirsagara, #andaiakugubernurjabar, #harlah19@amanatnasional dan #isdesa. Konten atau pesan pidato berkaitan dengan Jawa Barat, tidak mengandung unsur sara, memunculkan identitas Jabar, baik latar ataupun cara penyampaian.
Deni berharap dengan digelarnya agenda ini, masyarakat khususnya generasi milenia bisa memiliki ketertarikan terhadap dunia politik khususnya PAN. Sehingga PAN di Jabar bisa menjadi pilihan politik kaula muda dan tumbuh menjadi partai besar.
[rus]
BERITA TERKAIT: