Ketika ditanya mengenai restu dari pimpinan Demokrat tersebut, Dede bahkan mencoba mengelak. Ia mengatakan bahwa partainya akan memilih kader terbaik untuk diusung di Pilgub Jabar 2018 nanti itu.
"Belum (dapat restu). Kalau soal ketetapan pasti dicari kader yang memiliki tingkat elektabilitas yang terbaik," katanya ketika dihubungi wartawan, Rabu (2/8).
Menurutnya, ada dua alasan yang membuat dirinya belum ditetapkan calon oleh Partai Demokrat. Pertama karena Partai Demokrat belum menyelenggarakan survei internal.
"Yang kedua, saya juga masih mempertimbangkan karena job saya sebagai ketua komisi juga punya tugas yang sama besarnya, begitu. Jadi artinya semua ini masih menjadi penjajakan, dan partai masih mencari penjajakan. Kita masing-masing pribadi juga masih melakukan pertimbangan-pertimbangan lah," ungkap Ketua Komisi IX DPR RI itu.
Sementara mengenai kedekatan dengan partai lain dalam mempersiapkan diri di Pilgub Jabar, Dede menyebut bahwa dirinya telah banyak menjalin komunikasi. Namun begitu, komunikasi tersebut menurutnya tidak terlalu berarti karena penunjukan calon maupun pasangan calon tergantung pada instruksi DPP.
"Jadi hubungan yang di bawah itu tidak terlalu berarti, karena tergantung instruksi dari DPP. Itu dari konteks itu ya tentu saya menunggu perintah dari DPP dan sejauh mana saya mempersiapkan diri siap untuk maju, begitu," pungkasnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: