Jokowi Presiden Tukang Sulap

Belajar 5 Hari 5 Malam

Senin, 24 Juli 2017, 09:49 WIB
Jokowi Presiden Tukang Sulap
Presiden Jokowi/Net
rmol news logo Bagi yang tak biasa, tak mudah untuk berbicara di hadapan anak-anak. Bisa-bisa, si pembicara ngomong sendiri karena hadirinnya asik sendiri. Presiden Jokowi sepertinya menyadari hal itu. Karena itu, saat membuka acara Puncak Peringatan Hari Anak Nasional 2017 di Riau kemarin, Jokowi membuka acara dengan lebih dulu memamerkan keahliannya bermain sulap. Belum lihai benar, tapi sudah cukup untuk bikin anak-anak menyimak. Untuk bisa sulap tersebut, Jokowi mengaku belajar lima hari lima malam.

Peringatan Hari Anak ini digelar di Halaman Kediaman Gubernur Riau, Gedung Daerah Pauh Janggi Gubernuran Kota Pekanbaru. Sebuah panggung besar bernuansa merah putih berdiri cukup megah. Acara tersebut mengambil tema "Saya Anak Indonesia, Saya Gembira". Seribuan anak-anak hadir dalam acara itu.

Presiden Jokowi hadir didampingi Ibu Iriana. Kali ini, Jokowi tampil meriah dengan kaos berkerah lengan panjang, yang dibalut jaket merah. Di bagian dadanya tersemat pin acara tersebut. Belakangan diketahui, di balik pin tersebut ada tanda petir warna kuning yang menjadi lambang superhero The Flash.

Tampak hadir di acara itu Ibu Mufidah Kalla, Menko PMK Puan Maharani, Mensesneg Pratikno, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise dan Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman.

Saat di atas panggung, Jokowi tapak santai dan ramah. Ia menyapa hadirin yang kebanyakan adalah anak-anak usia sekolah SD. "Mukanya cerah semua, memperlihatkan anak-anak memiliki optimisme. Saya juga lihat-lihat anak-anak tadi berani, ada yang mendekati saya bisik-bisik, 'Pak minta selfie, Pak minta selfie'," sapa Jokowi yang disambut tawa.

"Saya titip pesan, jangan seperti drama yang barusan tadi, tidak boleh mem-bully teman-temannya, setuju?" katanya. Sebelum Jokowi naik ke panggung, acara didahului dengan pementasan sebuah drama yang menceritakan kisah seorang anak yang mengalami perundungan atau bullying.

Seperti biasa, Jokowi berdialog dengan anak-anak, mengasih wejangan sambil membagikan hadiah sepeda. Nasihat yang disampaikan misalnya tekun belajar tapi jangan lupa bermain. Terus anak-anak yang belum di atas 13 tahun tidak boleh menggunakan Facebook.

Setelah itu, barulah Jokowi unjuk kebolehan bermain sulap. Pertama dia memanggil Ibu Iriana untuk naik ke atas panggung mendampinginya. "Main sulap, saya belajar lima hari lima malam," ungkapnya.

Alat-alat bermain sulap pun disiapkan di atas panggung. Jokowi memulai permainan sulap yang pertama, dengan memegang tongkat di tangan kanan dan kotak hitam kecil di tangan kiri. Sambil berjalan di atas panggung, Presiden menunjukkan kotak hitam yang kosong kepada anak-anak yang menonton. "Kosong...kosong ya," kata Jokowi.

Kemudian Jokowi meminta anak-anak berhitung, satu, dua, tiga. Tak berapa lama tongkat disentuhkan ke kotak yang dipegang di tangan kiri dan tiba-tiba muncul sebuah bunga. Anak-anak pun bertepuk tangan dengan riuhnya. Atraksi lainya tak jauh beda. Seperti pesulap handal lainnya, kali ini Jokowi meminta seorang anak maju ke atas panggung untuk menjadi relawan. Sebuah kotak kosong diperlihatkan kepada si anak. Kemudian Jokowi meminta anak tersebut memasukkan tangan ke dalam kantung tersebut untuk mengambil sesuatu. "Tapi ngambilnya pelan-pelan saja," pinta Jokowi. Si anak penasaran dan mendongakkan kepala untuk mengintip dan langsung dilarang Jokowi. "Gak boleh nengok," katanya.

Tangan amin keluar dari kantung. Namun dalam genggamannya kali ini sudah terdapa sebuah jam tangan warna putih. "Jam," kata si anak, yang masih heran. "Ya sudah jam tangannya untuk Dik Amin, dibawa," kata Jokowi ang langsung disambut riuh tepuk tangan dan sorak sorai anak-anak yang hadir.

Dari mana belajar sulap? Jokowi bilang ilmu sulap itu diajarkan oleh anak bungsunya, Kaesang Pangarep.Dari pukul 11 malam sampai pukul 12 malam. "Jadi saya dan Bu Jokowi ditraining selama 5 hari, setiap malam kalau pulang, malam. Enggak tahu tadi bagus ndak? Bagus ya?" kata Jokowi tertawa. Saat ditanya apa rahasia sulap tersebut, Jokowi enggan membeberkan. "Rahasia," katanya.

Namun, di bagian akhir sulap tersebut Jokowi menduga aksinya itu sudah diketahui beberapa anak. "Namanya bukan tukang sulap, kita kan bukan tukang sulap, nggak jago, baru 5 hari. Jadi kalau ketahuan sulapnya mohon maaf. Tadi anak-anak juga banyak yang nunjuk, itu pak kelihatan pak, udah ya cukup ya," katanya. ***

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA