Menurut Jejep, kirab ini merupakan upaya yang strategis untuk menanamkan nilai-nilai 4 pilar kabangsaan di alun-alun Majelengka (Minggu, 23/7).
"Ini kegiatan yang sangat bagus. Terutama untuk menanamkan nilai pancasila, UUD 1945, Kebhinnekaan, dan NKRI," katanya.
Jejep mengungkapkan saat ini masyarakat telah dikotak-kotakan antara kelompok nasionalis dan agamis. Menurutnya ini jangan sampai terus berlangsung dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Jika ini terus berlangsung persatuan bangsa akan menjadi taruhannya," ujarnya.
Jejep menuturkan keberagaman yang dimiliki bangsa ini harus senantiasi dipupuk dan dijaga. Karena keberagaman merupakan modal untuk membangun bangsa.
"Jadikan yang berbeda-beda ini menjadi kekuatan besar," tegasnyan
Maka itu untuk merawat keberagaman ini nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila harus terus ditanamkan dalam diri anak bangsa. Sehingga mereka akan menjadi generasi yang mau menghargai dan menjaga toleransi dan pluralisme dalam kehidupan.
"TMP luar biasa dan semoga kegiatan ini terus dilakukan dan digelorakan di daerah lainnya," tutupnya.
Parade ini yang digelar di alun-Alun Majalengka ini diisi dengan rangkaian kegiatan seperti Jalan Sehat Kebangsaan dan Kirab Budaya. Acara ini diikuti oleh 20 ribu massa dari berbagai elemen masyarakat. Antara lain pelajar, komunitas seni dan organisasi kemasyarakatan, serta organisasi pemuda, mahasiswa dan tokoh lintas agama.
Acara diawali dengan Jalan Sehat Kebangsaan dan parade Kebudayaan dimeriahkan oleh komunitas Seni dari pelajar dan masyarakat seperti angklung, tari tradisional, barongsai dll. Serta merching band. 20 ribu massa tumpah ruah berkumpul di depan Pendopo Kabupaten. Massa yang antusias mengikuti acara ini memadati Jl. Siti Armilah. Dan massa mengular hingga 2 KM.
Acara ini langsung dibuka oleh Ketua Umum DPP TMP Maruarar Sirait, Bupati Majalengka Sutrisno, Wakil Bupati Majalengka Karna Sobahi, Ketua Panitia Kirab Kebhinekaan Tati Purnawati dan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Majalengka Jejep Falahul Alam. Dan doa langsung dipimpin oleh KH. Maman Imanulhaq.
Ketua Umum TMP Maruarar Sirait mengatakan bahwa kegiatan ini untuk mengingatkan kembali ideologi Pancasila di masyarakat, semangat persatuan, semangat kebersamaan, berprikemanusiaan, berkeadilan, dan manjadi manusia yang beradab, berjiwa sosial serta berjiwa penolong.
"Sila-sila Pancasila itu harus diterapkan pada diri setiap orang. Kita kembali membumikan nilai-nilai Pancasila di Indonesia," kata Maruarar Sirait.
Selama ini, TMP sendiri sudah banyak melakukan kegiataan parade budaya dan kebhinekaan di berbagai kita. Diantaranya di Jakarta, Kota Bandung, Semarang, Cimahi, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Subang, Karawang dan lain-lain.
"Kita ingin menunjukkan bahwa Pancasila itu didukung oleh mayoritas rakyat Indonesia. Dan kita sangat mendukung pemerintahan Jokowi untuk menindak-tegas ormas yang bertentangan atau menentang Pancasila," ungkap Maruarar.
[ysa]
BERITA TERKAIT: