Koordinator komunitas tersebut, Arif Rahman, mengatakan bahwa petisi online berjudul "Dukungan Terhadap Larangan dan Pembubaran Ormas dan Ajaran Anti Pancasila" dibentuk karena munculnya kegelisahan atas eksistensi Pancasila sebagai falsafah dan ideologi bangsa yang mulai terganggu.
"Kita berikan dukungan pada Menkopolhukam, Polri, dan Presiden dalam pembubaran ormas anti Pancasila," ujarnya dalam deklarasi di Cafe Demang, Jakarta, Minggu petang (28/5).
Ia menegaskan bahwa segala hal termasuk ormas yang mengganggu falsafah Pancasila sebagaimana dicanangkan bapak pendiri bangsa memang layak untuk dibubarkan.
"Kami sangat terusik dengan kondisi terkini dan kami mengutuk keras serta mendukung ormas yang mengganggu Pancasila tersebut untuk dibubarkan" tegasnya.
Arif kemudian mencontohkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang menurutnya jelas-jelas ingin membentuk ideologi lain untuk mengganti Pancasila. Menurutnya, hal ini sama bahayanya dengan merebaknya PKI melalui simbol-simbol di tengah masyarakat.
"Atas dasar fakta-fakta itu kami membuat petisi online untuk mendukung pemerintah agar percaya diri dalam pembubaran ormas anti Pancasila tersebut," jelasnya.
Petisi online yang dideklarasikan tersebut dapat diakses di link
www.change.org.
[ian]
BERITA TERKAIT: