Hal itu sebagaimana disampaikan Wakil Ketua Umum DPP
PAN Taufik Kurniawan dalam keterangan tertulisnya, Senin (8/5).
"Kami tidak akan mengirimkan kader untuk menjadi anggota dalam pansus hak angket itu," ujar Taufik.
Dijelaskan wakil ketua DPR itu bahwa PAN merupakan partai yang lahir pada era reformasi dan mengusung semangat pemberantasan korupsi. Untuk itu, PAN tidak akan menghianati komitmen itu dengan ikut dalam angket KPK yang dinilai banyak kalangan hanya akan melemahkan lembaga anti korupsi tersebut.
"Ini adalah komitmen partai. Saya mengajak rekan-rekan, mari kita perkuat KPK, kita dukung upaya pemberantasan korupsi. Demi kepentingan rakyat, kita luruskan arah perjuangan reformasi kita," pungkasnya.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: