Survei Charta Politica Disinyalir Menangkan Anies-Sandi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Minggu, 16 April 2017, 10:56 WIB
Survei Charta Politica Disinyalir Menangkan Anies-Sandi
Charles Honoris, M Prasetyo, Yunarto Wijaya dan Basuki Tjahaja Purnama/Sosmed
rmol news logo Lembaga survei Charta Politika merilis hasil survei menjelang pencoblosan Pilgub DKI Jakarta. Hasilnya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat memperoleh elektabilitas 47,3 persen. Disusul Anies Baswedan-Sandiaga Uno sebesar 44,8 persen.

Menanggapi survei tersebut, tim Anies-Sandi menganggap survei tersebut sebenarnya memenangkan Anies-Sandi.

"Jika kita lihat angka-angkanya lebih detail dan pengambilan datanya tidak ada yang aneh dari survei ini, sama dengan yang lain yang menyatakan Anies-Sandi unggul. Setelah debat kita lihat semua polling dan jajak pendapat menyatakan Anies-Sandi yang unggul tapi di tarik kesimpulan berdasarkan survei yg respondennya kecil ini seolah-olah yang unggul Ahok-Djarot," kata Jurubicara Tim Pemenangan Anies-Sandi, Anggawira, menanggapi.
 
"Ini framing yang sengaja dibuat jelang Pilkada, dan kita tahu juga sahabat saya itu kan konsultannya Badja," lanjut Angga dalam rilis persnya, Minggu (16/4).

Angga menyatakan bahwa survei Charta tersebut menjadi motivasi Anies-Sandi untuk terus mengawal TPS pada pencoblosan 19 April nanti.

"Kita antisipasi kecurangan, kita kawal TPS setelah pencoblosan. Artinya, tren Anies-Sandi yang terus naik karena rakyat Jakarta butuh pemimpin yang mempersatukan, bukan yang terus meretakkan," tegas Angga.

Sebelumnya Charta Politica merilis survei yang dilakukan pada 7-12 April 2017 menggunakan metode multistage random sampling. Jumlah responden dalam survei sebanyak 782 orang, yang tersebar di wilayah Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur.

Tingkat kepercayaan survei sebesar 95 persen, dengan margin of error 3,5 persen. Hasilnya, Ahok-Djarot memperoleh elektabilitas 47,3 persen dan Anies-Sandiaga 44,8 persen. Sedangkan responden yang belum menentukan pilihan sebanyak 7,9 persen.

Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya mengatakan elektabilitas dari hasil survei belum menunjukkan siapa paslon yang akan memenangi Pilgub DKI putaran kedua.

"Survei yang kita lakukan, ini hari terakhir kampanye ya. Ada perdebatan apakah kita bisa lakukan rilis. Kita ambil yang paling aman, di hari terakhir kampanye. Tren peningkatan terlihat pada pasangan Ahok-Djarot, sementara Anies-Sandi terlihat stagnan," kata Yunarto di kantor Charta Politika, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (15/4).[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA