Namun demikian rencana pereresmian Masjid Daan Mogot oleh Presiden Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama yang diangkat kembali menjadi gubernur pada saat peresmian nanti sebaiknya ditunda.
Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin melalui keterangannya kepada redaksi, Jumat (14/4).
"karena peresmian itu hanya akan mengganggu ketentraman dan menambah ketegangan dalam masyarakat jelang Pilgub DKI 19 April besok,"kata Din.
Peresmian masjid pada saat minggu tenang, apalagi melibatkan salah seorang Calon Gubernur menurut Din tentu akan mengganggu ketenangan masyarakat pemilih yang berseberangan.
"Bukankah penundaan pembacaan tuntutan jaksa penuntut umum pada sidang penistaan agama didalihkan pada alasan gangguan ketentraman? Demi keadilan, seyogyanya alasan yang sama diterapkan pada rencana peresmian masjid pada waktu yang tidak pas,"tegas Din.
Maka dari itu, Din mengharapkan agar peresmian yang akan digelar pada 16 April 2017 itu ditunda setelah Pilkada. "Seharusnya tidak ada masalah kalau ditunda empat hari saja, yakni dilaksanakan pada 20 April 2016,"demikian Din.
[san]
BERITA TERKAIT: