
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy mengumpulkan seluruh pengurus wilayah Sulawesi Selatan di Hotel Grand Clarion, Jl AP Pettarani, Makassar, Sulsel, Rabu malam (12/4).
Menurut dia, pertemuan itu bertujuan untuk membahas persiapan Pilkada Sulsel 2018 nanti. Dimana pendaftaran calon kepala daerah akan dilakukan pada tahun 2017 ini.
"Jadi kita ingin melakukan inventarisasi 171 Pilkada di Indonesia yang utama pilgub Sulsel 2018 nanti, bagaimana masukan dari kawan-kawan di bawah itu, mana yang perlu kita buka, mana yang kita sudah bangun kesepatakan atau penglihatan PPP calonnya itu saja," jelasnya.
Meski demikian, Romahurmuziy mengaku bahwa sejauh ini pihaknya belum menentukan siapakah sosok calon Gubernur Sulsel yang akan diusung.
"Kita masih membuka sekaligus nanti saya akan tanya dari cabang-cabang apakah ada nama yang menonjol dari internal kota atau tidak," bebernya.
Tak hanya membicarakan soal persiapan Pilkada 2018, dikatakannya pertemuan tersebut juga membicarakan soal acaraBimbingan Teknis (Bimtek) ini akan membahas persiapan pemilu legeslatif 2019. Bimtek dianggapnya sangat penting meskipun persyaratan seorang calon Anggota DPRD ataupun DPR RI pada dasarnya tidak ada perubahan, seperi diatur dalam Undang-Undang MD3 yang baru.
"Tetap saja kita melakukan langkah-langkah pemantapan terutama konsulidasi selama muncul kegaduhan-gaduhan Pilkada DKI kemarin lah, mereka kan hanya melihat TV tidak mendegarkan secara langsung DPP PPP yang menyertai Pilkada DKI," tegas pria yang akrab disapa Romi ini.
[sam]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: