Selanjutnya, 12 nama dibawa ke sidang paripurna untuk disahkan kemudian diserahkan kepada Presiden Joko Widodo untuk dilantik. Usai pelantikan, kedua lembaga itu akasn menggelar rapat pleno pertama untuk menentukan posisi ketua.
Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshiddiqie mengingatkan agar proses pemilihan ketua berjalan lancar tanpa adanya kericuhan. Musyawarah mufakat merupakan jalan terbaik untuk menentukan siapa yang berhak memimpin KPU maupun Bawaslu.
"Saya harap mereka segera bekerja. Jangan terlalu ribut memperebutkan jabatan ketua, musyawarah saja baik-baik. Jangan meniru rebutan jabatan di tempat lain," kata Jimly kepada wartawan di Jakarta, Rabu (5/4).
Dia mengingatkan kepada anggota KPU maupun Bawaslu yang baru untuk lebih mengedepankan kerja tim, ketimbang kepentingan pribadi. Serta mengutamakan kebutuhan lembaga di atas kepentingan lainnya.
"Mereka harus sama-sama, karena keputusan kolektif dan kolegial," tegas Jimly.
Sebelumnya, Komisi II DPR RI menggunakan mekanisme pemungutan suara (voting) untuk seleksi calon anggota KPU-Bawaslu. Seleksi digelar usai uji kelayakan dan kepatuhan sejak Senin (3/4). Hari pertama menguji 14 calon anggota KPU dan hari kedua menguji 10 calon anggota Bawaslu.
Berikut komisioner KPU terpilih;
1. Pramono Ubaid Tanthowi 55 suara
2. Wahyu Setiawan 55 suara
3. Ilham Saputra 54 suara
4. Hasyim Asy'ari 54 suara
5. Viryan Aziz 52 suara
6. Evi Novida Ginting Manik 48 suara
7. Arief Budiman 30 suara
Berikut komisioner Bawaslu terpilih;
1. Ratna Dewi Pettalolo 54 suara
2. Mochammad Afifuddin 52 suara
3. Rahmat Bagja 51 suara
4. Abhan 34 suara
5. Fritz Edward Siregar 33 suara
[wah]
BERITA TERKAIT: