Hal tersebut diungkapkan Staf Khusus Presiden, Dimas Oky Nugroho, usai menghadiri dialog Rembug Kaum Muda Kebangsaan bersama enam organisasi mahasiswa (PMII, PMKRI, GMNI, IMM, KAMMI, KMHDI) dan Barisan Pemuda Adat Nusantara (BPAN) di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (29/3).
"Tadi saya dengar juga ada komitmen untuk menularkan semangat kebangsaan ke daerah-daerah, ke berbagai kampus, komunitas, dan anak muda. Hal itu sangat baik untuk menunjukkan Indonesia harus bersatu," ungkap Dimas
Turut hadir dalam diskusi tersebut, salah satunya, Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Aminuddin Ma'ruf. Dia mengungkapkan, dialog kepemudaan harus sering dilakukan untuk bisa menyebarkan sikap optimis dan semangat kebangsaan.
"Pemuda yang masih tebal dengan idealisme jangan sampai masuk dalam persoalan bangsa, tapi harus menjadi solusi bangsa," tutur Aminuddin.
Sementara Ketua Umum Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Angelius Wake Kako, menegaskan sudah bukan saatnya lagi Indonesia terus-menerus membicarakan perbedaan.
"Itu sudah selesai. Kita harus berpikir bagaimana meramu dan menjaga solidaritas," ujar Angelius.
[ald]
BERITA TERKAIT: