Idrus Digodain Mau Rayu Demokrat Ya…

Pake Baju Biru

Kamis, 02 Maret 2017, 10:17 WIB
Idrus Digodain Mau Rayu Demokrat Ya…
Idrus Marham/Net
rmol news logo Pengurus sejumlah par­tai politik pendukung Ahok-Djarot berkumpul di Kantor DPP PPP kubu Djan Faridz sore ini. Dalam jumpa pers, ada canda soal pakaiandanusaha menggalang suara untuk putaran kedua.

Mereka yang datang di antaranya Ketua PPP Djan Faridz, Ketua DPP PPP Humphrey Djemat, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Wasekjen PDIP Eriko Sotarduga, serta Sekjen Golkar Idrus Marham dan Wasekjen Ace Hasan. Pertemuan berlangsung di Kantor DPP PPP di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, ke­marin.

Pengurus PPP memakai jas hijau sementara pengurus PDIP memakai seragam warna merah. Hanya saja, Idrus tidak memakai seragam Golkar melainkan kemeja berwarna biru.

"Kenapa saya nggak baju kuning? Kirain ini syukuran PPP (tertawa) karena baru me­menangkan hukum. Ternyata ada konferensi pers, jadi saya ndak baju kuning," kata Idrus saat jumpa pers.

Hasto pun menyahut. Sambil bercanda, dia menyebut ada makna khusus dari kemeja biru Idrus.

"Baju biru karena kita tu­gaskan ke Demokrat, galang Demokrat," ucap Hasto sambil tertawa.

Seperti diketahui, Partai Demokrat adalah pengusung Agus Yudhoyono-Sylviana Murni di putaran pertama. Hingga saat ini, Partai Demokrat belum menentukan arah dukungan di putaran kedua.

Dalam silaturahmi itu, baik PPP, Golkar, dan PDIP menegaskan komitmen mendu­kung Ahok-Djarot. Nantinya, ada pertemuan-pertemuan lain antara partai pendukung pasangan nomor urut dua itu.

"Kami mendapatkan kerja sama yang baik dengan Partai Golkar, Partai NasDem, Hanura, dan PPP, serta PKPI. Tentu saja dengan tradisi saat ini kita akan saling berkun­jung, jadi kami usulkan hari Sabtu nanti kita ada datang ke tempat Pak Surya Paloh, datang bersama-sama ke kan­tor NasDem. Sehingga kita merapatkan barisan," ungkap Hasto.

"Kami meyakini bahwa pergerakan rakyat untuk Jakarta yang lebih baik pada putaran pertama itu telah ditunju­kan dengan kemenangan Pak Basuki dan Pak Djarot," pung­kasnya. ***

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA