Mengingat, tindakan tersebut merupakan pelayanan terhadap tamu VVIP kenegaraan.
"Untuk Kepala Negara merupakan pelayanan VVIP. Mohon masyarakat untuk mengerti. Sebagai tuan rumah yang baik, kita harus lakukan ini," imbau Wakapolda Metro Jaya Brigadir Jenderal Suntana usai menggelar apel Simpatik Jaya di PMJ, Jakarta, Rabu (1/3).
Meski demikian, lanjut Suntana, pihaknya tetap akan melakukan rekayasa lalu lintas untuk kepentingan masyarakat lainnya.
Beberapa jalur utama, seperti jalan Gatot Subroto, akan menjadi salah satu fokus rekayasa lalin oleh pihak PMJ.
"Polisi akan berikan rekayasa lalu lintas di beberapa ruas tertentu. Supaya masyarakat tidak terganggu. Tapi, polisi lakukan seminimal mungkin. Seperti di (jalan) Sudirman dan Gatot Subroto," papar Suntana.
Seperti diketahui, kunjungan diplomatik Raja Salman akan berlangsung di Jakarta dan Bogor, Jawa Barat, dari tanggal 1-4 Maret 2017. Setelah itu, Salman dan rombongan akan bertolak ke Bali untuk berlibur hingga tanggal 9 Maret 2017.
Selain rekayasa lalin, pihak kepolisan juga menggelar Operasi Simpatik Jaya 2017, mulai tanggal 1-21 Maret mendatang.
Totalnya, ada 2.000 personel kepolisian yang dilibatkan dalam operasi yang juga melibatkan oleh sejumlah personel TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Organda tersebut.
[rus]
BERITA TERKAIT: