Warga Baduy: Raja Arab? Saya Kenalnya Ahok Dan Jokowi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Rabu, 01 Maret 2017, 10:53 WIB
rmol news logo Rencananya kunjungan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dan delegasi ke Indonesia mendapat respon beragam dari warga.

Salah satu warga Baduy Dalam, Ace (28), mengaku tidak kenal dengan sosok Raja Arab.

"Siapa? Raja Arab? Tidak kenal (tahu) saya. Kalau Ahok saya kenal. Jokowi kenal," ucapnya saat ditemui di kawasan Jalan RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (28/2) sore.

Pria yang sudah menjelajahi Jakarta sejak usia 15 tahun itu mengaku mengenali sosok yang disebutnya melalui media televisi (TV).

Kesempatan menonton TV, diakui penjual madu dan asesoris itu ketika singgah ke Baduy Luar. Daerah yang lebih menerima teknologi. Dibandingkan wilayah asalnya yang masih menutup diri dari modernisasi.

"Biasanya nonton TV di Baduy Luar. Kadang nonton berita, kadang bola (pertandingan sepakbola)," tuturnya.

Warga lainnya, Gomes (27), mengaku tidak terlalu antusias dengan kedatangan orang nomor satu di Arab Saudi itu. Pria domisili Lenteng Agung itu pesimis, rencana investasi Salman yang digembor-gemborkan media tidak akan menyentuh wilayah asalnya, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Paling-paling investasi di Jakarta, atau Pulau Jawa saja. Wilayah timur pasti terlupakan sudah," timpalnya.

Sementara itu, seorang mahasiswi asal Depok Nita (22) berharap kedatangan Raja Salman dapat meredam isu politis yang kian panas belakangan ini.

Apalagi, di Ibukota tengah berjalan proses hukum terkait perkara penodaan agama yang mendudukkan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Semoga sedikit dingin suasana politik di Indonesia. Isu agama sudah menjadi konsumsi netizen dan masyarakat awam. Ini jadi preseden buruk. Mengingat Indonesia dan Arab merupakan dua negara yang didominasi umat muslim," ujarnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Raja Salman diagendakan ke Jakarta, Bogor dan Bali selama berkunjung ke Indonesia selama sembilan hari sejak tanggal 1-9 Maret 2017.

Bahkan, Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia Osama Muhammad Abdullah Al Shuaibi telah menemui Wakapolri Komisaris Jenderal Syafruddin terkait pengamanan sang Raja selama berada di Indonesia.

"Paling tidak ada 10 ribu anggota yang terlibat dalam pengamanan di Jakarta, Bogor dan Bali," kata Wakapolri usai pertemuan dengan Osama di kantornya, Senin (27/2) lalu. [wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA