Tiga Kesalahan Ahok Saat Pidato Di Pulau Seribu

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 05 Februari 2017, 22:08 WIB
Tiga Kesalahan Ahok Saat Pidato Di Pulau Seribu
Foto/Net
rmol news logo Ada tiga kesalahan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat pidato di Kepulauan Seribu pada 27 September 2016.

Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB), Adhie M Massardi mencatat, kesalahan pertama Ahok adalah dia menyalahi aturan pilkada. Pasalnya dalam pidato itu Ahok menyelipkan kampanye politik.

"Kedua, Ahok mengutip kitab suci yang bukan kitab suci agamanya. Ini yang kemudian berujung pada Aksi Bela Islam," ujarnya saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Minggu (5/2).

Selain itu, Adhie mencatat bahwa Ahok menyalahi wewenang sebagai gubernur DKI aktif yang menggelar kampanye politik.

"Seharusnya KPU dan Bawaslu menindak kampanye tersebut," pungkasnya. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA