Hanya Anies Baswedan

 OLEH: <a href='https://rmol.id/about/zeng-wei-jian-5'>ZENG WEI JIAN</a>
OLEH: ZENG WEI JIAN
  • Sabtu, 28 Januari 2017, 18:32 WIB
PENULIS James Allen berkata, "The great man, the wise man does small things greatly."

Tiba-tiba saya teringat pesan Mother Teresa, "Be faithful in small things because it is in them that your strenght lies."

Dalam setiap kampanye pemilu, mudah bagi seorang kandidat bermodal besar membayar think-tank merumuskan program-program besar. Namun, penilaian kandidat terbaik, mungkin bisa ditelisik dari hal-hal kecil yang dia lakukan. Barangkali, itu maksud pesan moral yang disampaikan James Allen dan Mother Teresa di atas.

Dalam Debat Cagub II (27 Januari), ada hal kecil yang dilakukan Anies Baswedan. Hanya Anies, bukan Ahok dan Agus, yang mengucapkan Gong Xi Fat Cai kepada Ahok dan masyarakat Tionghoa pada umumnya. Jika saya mesti mengutip Napoleon Hill, maka saya harus bilang Anies "does small things in a great way".

Ucapan "Selamat Imlek" mungkin hal sepele bagi such a big men seperti Ahok dan Agus. Namun kadangkala, seperti kata Matt Bevin, "While it may seem small, ripple effects of small things is extraordinary".

Dari ketiga paslon, hanya Anies yang peduli sampai di level detil. Saya tahu Anies sejak sebelum dia dinobatkan sebagai salah seorang akademisi paling berpengaruh dan future leader versi Majalah Forbes. Dia moderat. Tidak pernah memiliki pandangan ekstrimis seperti yang dibayangkan Denny JA. Anies juga bukan bagian kelompok "liberal" seperti dugaan Jonru. Ucapan "Selamat Imlek" itu indikatornya.

Hal kecil yang dilakukan hanya oleh Anies juga merupakan sinyalemen bahwa Anies is great man. Minimal, greater than Ahok and Agus are combined. Hanya orang besar yang akan melakukan hal besar. Dan itu dimulai dari hal-hal kecil. "Great things are done by a series of small thing brought together," ujar Vincent van Gogh.

Hal kecil macam begini sering luput dari mata publik. Buktinya, dengan menjadi prohok, Antasari Azhar tidak sanggup menyibak makna dari ucapan kecil Anies tersebut. Mestinya Antasari tidak perlu dipenjara selama 27 tahun seperti Nelson Mandela untuk sanggup menghargai "small things". Antasari mesti baca ulang pesan Mandela di bawah ini:

"After one has been in prison, it is the small things that one appreciates. The simple act of being able to control one's person." [***]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA