OJK Dan BI Harus Siapkan Model KUR Digital

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 05 Desember 2016, 13:11 WIB
OJK Dan BI Harus Siapkan Model KUR Digital
Ilustrasi/Net
rmol news logo . Sudah waktunya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) menyiapkan model Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang berbasis digital untuk start-up alias perusahaan baru di sektor teknologi.

"Sambil menyiapkan papan listing dalam Bursa Efek, ada baiknya sudah dimulai dengan adanya KUR yang arahnya ke teknologi," kata pengamat ekonomi yang juga Ketua Komite Tetap Pengembangan Ekspor Kadin Indonesia, Handito Hadi Joewono, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 5/12).
 
Apalagi, lanjut Handito, apalagi startup teknologi tidak masuk dalam kategori bisa mendapat pinjaman dari perbankan, ini perlu dicarikan sebuah solusi.

"Menurut saya Jamkrindo siap bantu untuk masuk kesana. Jadi ada startup yang membutuhkan dananya dari sisi listing, ada juga yang dari sisi kredit yang waktunya jangka panjang,” katanya.

Pihaknya melihat resiko yang perlu diwaspadai oleh para pelaku startup teknologi, dimana sesuatu yang baru atau asing akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk diterima dipasar.

"Jadi Siapkan bisnis model yang tepat, yang bisa masuk di pasar," katanya.

Menurutnya untuk menjadi pelaku startup dibutuhkan pengusaan teknologi, banyak temen-temen yang modalnya kreatifitas namun itu saja tidak cukup. Disini juga dibutuhkan pengusaan teknlogi, makanya perlu eginering-eginering yang mereka benar-benar paham.

"Jika kreatifitas itu tidak dibarengi dengan pengusaan teknlogi, nanti mereka akan tergantung kepada program atau sofwafre dari luar negeri," demikian Handito. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA