Menurutnya demo tandingan tidak berguna dan tidak berpengaruh apa-apa.
"Berhentilah mengadakan demo tandingan, sebab tidak berefek apa-apa, dan hanya buang-buang uang," katanya, di Jakarta, Minggu (4/11).
Apalagi menurutnya, demo tandingan tidak akan bisa sebanding dengan Aksi Bela Islam yang lahir karena panggilan yang genuine, bukan panggilan rekayasa atau komersil.
Fuad menambahkan bahwa secara defacto suka atau tidak, tokoh umat islam yang lebih didengar sekarang ini adalah Habib Rizieq. Karena menurutnya selama ini Rizieq konsisten dan tidak mengejar jabatan untuk pribadinya.
"Sukses Aksi Bela Islam 3 yang berjalan aman, damai, tertib bersih dan bahkan indah membuat banyak pihak simpatik," katanya.
Suksesnya Aksi Bela Islam yang diinisiasi oleh Rizieq menurutnya diharapkan bisa menjadikan introspeksi tokoh-tokoh islam terkemuka agar lebih sensisitf terhadap aspirasi umat islam yg sedang.
"Mereka harus instropeksi, walau penguasa telah sowan ke sana ke mari ternyata yang efektif justru kesepakatan Kapolri dengan GNPF-MUI," katanya.
[wid]
BERITA TERKAIT: