Begitu kata putri proklamator Indonesia Sukarno, Rachmawati Soekarnoputri, dalam sambutan acara bedah buku 'Revolusi Belum Selesai' karyanya yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum dan HMI Komisariat Hukum di Universitas Bung Karno, Jalan Kimia, Cikini, Jakarta Pusat‎, Selasa (25/10).
"Sadar atau tidak dari 2003 sampai sekarang. Jokowi juga itu jadi kepanjangan nekolim," sambungnya.
Hal itu, lanjut Rachma, bisa dibuktikan dengan keengganan Jokowi mengembalikan Undang Undang Dasar (UUD) kembali ke UUD 1945 yang asli.
"Pasti dia mikirnya sejuta kali. ‎Karena dia antek," tegasnya.
Kelompok nekolim saat ini sudah bermanuver menjadi perang
proxy war. Intinya, tetap menguasai energi, pangan, dan moneter suatu bangsa.
"Itu semua tujuan mereka untuk menguasai, tapi rakyatnya nggak dipikirin. Kayak freeport diam diam langsung ditandatangani," pungkasnya.
[sam]
BERITA TERKAIT: