Survei Median: Pilgub DKI Berpotensi Dua Putaran

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Rabu, 05 Oktober 2016, 14:08 WIB
Survei Median: Pilgub DKI Berpotensi Dua Putaran
rmol news logo . Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 diprediksi akan berjalan dua putaran. Ini mengingat elektabilitas petahana, Ahok-Djarot, yang hanya terpaut tipis dengan para penantangnya.

‎Berdasarkan hasil survei dari Media Survei Nasional (Median) ‎disebutkan bahwa popularitas Ahok-Djarot hanya sebesar 34,2 persen. Keduanya memang masih yang tertinggi, namun dua pasangan lain menempel ketat elektabilitas Ahok-Djarot tersebut.

Pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno menguntit dengan elektabilitas 25,4 persen. Elektabilitas Anies-Sandi hanya terpaut 8,8 persen dari Ahok-Djarot. Sementara Agus-Sylvi yang terbilang baru di dunia politik secara mengejutkan sudah mengantongi elektabilitas  21 persen. Sementara swing voter sebanyak 19,4 persen.

"Jika tren ini terus berlanjut, maka pilkada bisa terjadi dalam dua putaran dan Ahok bisa kesulitan untuk menang di putaran kedua," ujar Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun saat memaparkan  hasil survei di Restoran Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (5/10).

Pengambilan data survei dilakukan pada periode 26 September hingga 1 Oktober 2016. Populasi survei adalah seluruh warga DKI Jakarta yang memiliki hak pilih. Survei melibatkan 500 responden dengan margin of error plus minus 4,4 persen pada tingkat Kepercayaan 95 persen. Metode survei dilakukan melalui teknik Multistage Random Sampling dan proporsional atas populasi kotamadya dan gender. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA