‎Berdasarkan hasil survei dari Media Survei Nasional (Median) ‎disebutkan bahwa popularitas Ahok-Djarot hanya sebesar 34,2 persen. Keduanya memang masih yang tertinggi, namun dua pasangan lain menempel ketat elektabilitas Ahok-Djarot tersebut.
Pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno menguntit dengan elektabilitas 25,4 persen. Elektabilitas Anies-Sandi hanya terpaut 8,8 persen dari Ahok-Djarot. Sementara Agus-Sylvi yang terbilang baru di dunia politik secara mengejutkan sudah mengantongi elektabilitas 21 persen. Sementara swing voter sebanyak 19,4 persen.
"Jika tren ini terus berlanjut, maka pilkada bisa terjadi dalam dua putaran dan Ahok bisa kesulitan untuk menang di putaran kedua," ujar Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun saat memaparkan hasil survei di Restoran Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (5/10).
Pengambilan data survei dilakukan pada periode 26 September hingga 1 Oktober 2016. Populasi survei adalah seluruh warga DKI Jakarta yang memiliki hak pilih. Survei melibatkan 500 responden dengan
margin of error plus minus 4,4 persen pada tingkat Kepercayaan 95 persen. Metode survei dilakukan melalui teknik
Multistage Random Sampling dan proporsional atas populasi kotamadya dan gender.
[ysa]
BERITA TERKAIT: