Ia pun sesumbar akan menginap di rumah-rumah warga Jakarta dan meyakinkan mereka bahwa Ahok-Djarot pantas dipilih.
Termasuk mundur dari keanggotaan DPR RI juga kepengurusan DPP Partai Demokrat.
"Kalau nanti masih kurang, akhir reses ini aku mundur dari DPR. Mantap nggak? Ya nggak apa-apa," umbar Ruhut ketika dihubungi, Selasa (4/10) malam.
"Aku hanya mau buktikan sama semua orang di dunia ini, jabatan bukan segalanya bagi Ruhut. Orang boleh ngotot mau jadi anggota DPR, jabatan aku tiga tahun lagi aku tinggalkan untuk memenangkan Ahok. Mundur dari jabatan partai, DPR. Aku hanya jadi kader Demokrat anggota biasa," sambungnya.
Ruhut mengatakan, sikap ini semata-semata untuk menunjukkan komitmennya
all out mendukung Ahok. Ia juga ingin membuktikan kepada seterunya di Partai Demokrat.
"Sekarang kalian lihat aku. Jangan main-main sama aku. Jangan bangunin harimau tidur. Aku tetap loyal sama Pak SBY (ketum Demokrat). Aku masih tetap sayang sama Agus Yudhoyono. Tapi jangan hina-hina aku. Semut pun kalau diinjak menggigit, apalagi Ruhut. Ruhut kan anj*ngnya Pak SBY, anj*ngnya partai," ujarnya.
[wid]
BERITA TERKAIT: