PILKADA JAKARTA

Gerindra Singgung Indikasi TNI-Polri Tidak Netral

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Senin, 03 Oktober 2016, 18:52 WIB
rmol news logo . TNI dan Polri adalah jaringan kekuatan yang tidak menutup kemungkinan untuk dipakai petahana Pilkada Jakarta, Basuki Purnama alias Ahok, untuk memenangkan Pilkada Jakarta tahun depan.

Demikian pendapat Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Arief Poyuono, saat ditemui wartawan di Menteng, Jakarta, Senin (3/10).

"Ada kecurigaan mereka (TNI dan Polri) tidak akan netral, jadi ini yang harus masyarakat awasi. Tetapi ini baru indikasi," ungkapnya.

Untuk bukti ketidaknetralan TNI dan Polri ia akui belum terlihat jelas. Namun bisa saja terjadi seperti yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ketika mencopoti spanduk-spanduk bernuansa kampanye Pilkada Jakarta. Terbukti, aparat Satpol PP hanya menurunkan spanduk kampanye dari rival-rival Ahok. Sementara, spanduk pro Ahok tidak disentuh.

"Nanti kita lihat saja apakah Polisi dan TNI bisa netral saat kampanye," ujarnya. [ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA