"Para kandidat dapat menggunakan media sosial untuk mendengarkan suara pemilih di media sosial," kata founder PoliticaWave, Yose Rizal, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 3/10).
Dengan mendengarkan, jelas Yose, para calon dapat selalu memahami isu yang berkembang, baik positif maupun negatif. Para calon juga juga dapat memahami harapan dan kebutuhan masyarakat.
Dengan menjadi pendengar yang baik, jelasnya, para kandidat memiliki kesempatan untuk berkomunikasi dengan lebih baik dan tepat sasaran dengan konstituennya. Dan media sosial merupakan salah satu kanal utama untuk menjangkau pemilih pemula dan kelas menengah di Jakarta.
"Kedua segmen ini juga merupakan
social influencer, yang dapat mempengaruhi pemilih lain di luar segmennya," ungkap Yose.
Yose menegaskan bahwa media sosial akan menjadi salah satu basis kampanye para kandidat Gubernur DKI Jakarta untuk menjangkau pemilih muda dan kelas menengah Jakarta.
"Saat ini mesin kampanye media sosial ketiga pasangan calon Gubernur DKI 2017 sudah mulai bergerak," demikian Yose.
[ysa]
BERITA TERKAIT: