Ekonom senior itu justru meminta wartawan untuk menanyakan masalah tersebut kepada Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya. Kementerian di bawah pimpinan dua perempuan itu terlibat dalam tim pengkajian gabungan yang dibentuk pemerintah sebelum memvonis terjadi pelanggaran berat dalam reklamasi di pantai utara Jakarta. Saat itu, Rizal menjadi kooordinatornya.
"Tanya Menteri Susi, tanya Menteri Siti dan dengar aspirasi pengadilan. Nanti semua kebenaran akan terlihat dan fakta akan keluar," ujar Rizal usai acara "Jakarta Menggugat" di Gedung Joang '45, Cikini, Jakarta, Kamis (15/9).
Rizal malah langsung mengimbau agar Presiden Joko Widodo menolak untuk diseret Gubernur Jakarta, Basuki Purnama (Ahok) ke dalam pusaran masalah reklamasi Teluk Jakarta. Imbauan serupa juga ditujukan Rizal kepada Luhut Pandjaitan.
"Pak Presiden (Jokowi) jangan mau diseret-seret sama Ahok, nanti ikut terseret tenggelam. Menko Luhut juga jangan mau keseret-seret Ahok. Apalagi Ahok
track record-nya juga enggak bagus-bagus amat," ucap Rizal.
[ald]
BERITA TERKAIT: