Pasca Muktamar, Romi sapaan akrab Romahurmuzy, menyebutkan, dia telah menyiapkan kader terbaik PPP jika sewaktu-sewaktu diminta Presiden Jokowi membantunya, terkait
reshuffle kabinet jilid II.
Menanggapi hal itu, Ketua DPP Partai Nasdem, Martin Manurung tidak masalah. Martin tidak keberatan PPP masuk kabinet.
"Siapa pun putra-putri bangsa yang terbaik tentu diperlukan karyanya untuk bangsa Indonesia," kata Martin kepada redaksi, Senin (11/4).
Nasdem diketahui adalah parpol pendukung pemerintahan Jokowi-JK bersama parpol-parpol lain. Parpol pimpinan Surya Paloh ini juga diketahui sebagai parpol yang pertama mendeklarasikan dukungan kepada Jokowi.
Namun demikian, Martin lebih tegas merinci bahwa urusan
reshuffle adalah hak prerogatif dari Presiden Jokowi.
"Terkait dengan kabinet, tentu Presiden yang memiliki hak prerogatif untuk menentukan siapa yang dipilihnya untuk membantunya di kabinet," tukas Martin yang juga Ketum Garda Nasdem.
[rus]
BERITA TERKAIT: