Sultan Cirebon Optimis Pasanggrahan Sunyaragi Gandakan Kunjungan Wisatawan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Rabu, 02 Maret 2016, 18:49 WIB
Sultan Cirebon Optimis Pasanggrahan Sunyaragi Gandakan Kunjungan Wisatawan
PRA Arief Natadiningrat/net
rmol news logo Festival Pasanggrahan Sunyaragi akan digelar rutin. Sultan Sepuh XIV Kasultanan Kasepuhan Cirebon, PRA Arief Natadiningrat, optimis pagelaran seni dan budaya ini bisa menjaring 2 juta wisatawan ke Kota Udang, dua kali lipat dari capaian 2015.

"Gua Sunyaragi sebagai situs sejarah bisa dimanfaatkan untuk mengangkat kebudayaan dan pariwisata Cirebon. Tiap bulan akan rutin kami gelar. Acaranya didukung 15 nayaga dan 7 penari," kata Sultan dalam keterangan tertulis yang diperoleh redaksi, Rabu (2/3).

Even akan digelar 12 Maret, 9 April, 7 Mei, 4 Juni, 9-10 Juli, 13 Agustus, 3 September, 1 Oktober dan 5 November 2016. Festival Pasanggrahan Sunyaragi yang merupakan hasil kolaborasi dengan Kementerian Pariwisata ini menampilkan perpaduan budaya yang dikemas dalam sebuah festival seni.

Dominasinya, akan terlihat pada balutan budaya Cirebon, Persia dan Tiongkok. Ada Topeng Panji, Topeng Samba, Tari Tangan Seribu, Topeng Rumyang, Topeng Tumenggung, Topeng Jinggananom dan Topeng Klana yang siap menyapa. Belum lagi genjring rudat sidapurna, tari adipatikana, Gandamana dan Tari Tayub.

Bila dilihat dari segi transportasi dan akomodasi, Cirebon pantas pede. Maklum, infrastruktur sekarang sudah sangat memadai. Dari sisi transportasi, jalur daratnya sudah bisa dilalui tol Cipali. Belum lagi akses rel kereta doble track Jakarta-Cirebon, Yogyakarta-Cirebon  dan Semarang-Cirebon. Setidaknya ada 200 perjalanan kereta yang melintasi
kota Cirebon.

Sejak 2015, ada 4 kapal pesiar asal Inggris, Perancis, Australia dan Singapura yang bersandar ke pelabuhan Cirebon. Dan nanti pada 2017 Bandara Internasional Jawa Barat juga akan selesai dibangun. Akses ke Cirebon akan makin mudah lagi,” papar Sultan.

Kemudahan akses ini diimbangi dengan kesiapan akomodasi. Hingga akhir 2015, pertumbuhan hotel di Cirebon meningkat sangat tajam. Dalam kurun dua tahun, hampir 200 hotel berdiri di wilayah Cirebon. Jadi
target 2 juta kunjungan wisatawan saya kira sangat realistis. Kami ingin pariwisata Cirebon bisa mengejar Bali,” ungkap Sultan.

Menpar Arief Yahya menaruh hormat kepada Sultan yang sangat menjiwai semangat pariwisata. Gelar budaya yang digagas itu akan menjadi atraksi yang ditunggu-tunggu wisatawan.

"Mudah-mudahan ini menginspirasi pusat-pusat kebudayaan yang lain. Pesona Indonesia ada dan hidup di mana-mana," katanya. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA