"Haris barangkali lupa atau pura-pura lupa, hasil survei banyak lembaga menunjukkan Rizal sebagai salah satu menteri yang paling potensial dan memuaskan kehendak publik. Jadi, pernyataan dan permintaan Haris soal Rizal sangat ngawur," kata Relawan Jokowi wilayah Jawa Tengah, Muhamad Khabib, kepada redaksi (Jumat, 15/1).
‎
Menurut aktivis mahasiswa 1998 ini, alasan Rizal harus didepak dari kabinet karena hanya menimbulkan kegaduhan dan tidak punya prestasi, sangat keliru dan tendensius. Hasil survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Indo Barometer, Poltracking Institute, Lembaga Survei Jakarta (LSJ), Lembaga Klimatologi Politik (LKP), dan Founding Father House (FFH) menyebut Rizal sebagai salah satu menteri terbaik dan disukai publik.
Berbagai terobosan Rizal juga sudah kelihatan arah dan pengaruhnya untuk bangsa ini. Misalnya terkait pariwisata, dwelling time di pelabuhan, dan kebijakan revaluasi aset.
Pernyataan Haris selaku peneliti namun berbicara tanpa data ke publik, menurut Khabib, sebagai pernyataan memalukan sekaligus mengerikan bagi komunitas peneliti dan cendekiawan di Indonesia.
"Masak seorang peneliti berbicara ke publik tanpa data, hanya berbasis pendapat pribadi yang penuh tendensi dan bukan dari hasil karya penelitian yang jelas? Benar-benar memalukan dan mengerikan bagi komunitas peneliti dan cendekiawan di Indonesia,"
Justru, kata dia, terobosan Rizal lewat jurus "kepretnya" merupakan cara untuk mencegah para pejabat Negara agar tidak berorientasi pada rebutan proyek, rebutan konsesi-konsesi dan sejeninya. Publik juga tahu spirit Rizal mengepret para pejabat negara, bahkan sesama koleganya di kabinet, bukan untuk kepentingan pribadi namun untuk memperjuangkan kepentingan rakyat, bangsa dan negara. Publik menilai gaya 'gaduh' Rizal Ramli justru menyehatkan dan mencerdaskan.
"Sudah seharusnya peneliti dan ilmuwan di seluruh Indonesia tidak mencontoh dan meniru gaya dan pola pikir ngawur dan serampangan Haris. Gaya Haris justru menciptakan pembodohan dan penyesatan publik belaka," kata Khabib.
[dem]
BERITA TERKAIT: