Tahun 2016 PKH dan KKS Diintegrasikan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Minggu, 27 Desember 2015, 22:58 WIB
Tahun 2016 PKH dan KKS Diintegrasikan
khofifah indar parawansa/net
rmol news logo Program Keluarga Harapan (PKH) akan diintegrasikan dengan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa memastikan integrasi akan dilakukan tahun 2016.

Kepastian mengenai hal itu disampaikan Khoififah usai melaunching PKH di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Minggu (27/12).

Untuk tahun ini, dikatakan Khofifah, PKH disediakan bagi 2,5 juta kemudian ditambah APBN-P menjadi 3,5 juta keluarga, sedangkan KKS diperuntukan bagi 15,5 juta keluarga.
 
"PKH akan ditingkatkan dari 3,5 juta pada 2015, menjadi 6 juta keluarga pada 2016," kata Khofifah seperti diinformasikan dalam keterangan tertulis dari Humas Kementerian Sosial RI.
 
Survei Kementerian Keuangan dan Bank Dunia menunjukkan, PKH merupakan satu-satunya program yang memiliki signifikansi dan bisa mempersempit generatio untuk penurunan angka kemiskinan.
 
"PKH terbukti paling signifikan dan memiliki generatio untuk mempersempit jumlah angka kemiskinan di Indonesia, ” tandasnya.
 
Khofifah mengatakan pendistribusikan PKH dilakukan melalui PT Pos Indonesia, termasuk bagi daerah-daerah di pegunungan, daerah terpencil, pulau terluar, serta pulau terdepan.
 
"Distribusi PKH disalurkan ke daerah yang sulit dijangkau, baik melalui jaringan kantor PT Pos dan berbasis komunitas, seperti bagi warga di pegunungan Bintang," tandasnya.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA