Ketua DPP Laskar Dewaruci, Mochtar Mohamad mengatakan, melalui seni wayang, dirinya ingin mengaplikasikan Trisakti Bung Karno dari segi kebudayaan.
"Bung Karno mengajarkan kepada kita, bahwa sebagai sebuah bangsa kita harus memiliki kepribadian dalam bidang budaya. Inilah yang mengilhami saya dan kawan-kawan menggelar acara wayangan," ujar Mochtar Mohamad, melalui rilis yang dikirim kepada redaksi, Jumat (23/10).
Lantas mengapa wayang yang dipilih untuk dipertontonkan? Ia beralasan wayang merupakan salah satu kesenian yang sangat identik dengan bangsa Indonesia.
Bahkan dunia, kata dia, mengakui hal itu.
Mochtar juga mengaku prihatin melihat budaya bangsa yang kian tergerus seiring berkembangnya zaman. Dari situ ia merasa tergerak untuk mengamalkan Trisakti Bung Karno dari sisi kebudayaan.
"Sebagai masyarakat yang sadar tentu saya dan kawan-kawan merasa terpanggil untuk membangkitkan kembali jati diri bangsa Indonesia," tandasnya.
Terpisah Ketua Pelaksana, Lasimantoro mengatakan, lakon Dewaruci sengaja diambil lantaran pas dengan konsdisi kekinian bangsa Indonesia. Lakon ini mengisahkan tentang Bima yang mencoba menemukan jati dirinya.
"Hari ini bangsa Indonesia juga sama seperti Bima yang berupaya mencari kembali jati diri sebagai sebuah bangsa," kata dia.
Selain pertunjukan wayang, dalam momentun tersebut akan ada pemberian sertifikat beasiswa kuliah gratis hingga S1 bagi 400 mahasiswa baru yang kuliah di STIE Tribuana dan STIMIK Mikar. Juga ada deklarasi Paguyuban Silat Satria Bhagasasi yang merupakan bagian dari Ormas Badan Kekeluargaan Masyarakat Bekasi (BKMB).
[wid]
BERITA TERKAIT: